EDITING DAN PENYUNTINGAN TEKS
EDITING DAN PENYUNTINGAN TEKS
PROSES EDITING.
Mengedit adalah suatu proses yang diawali dengan persiapan data yang diambil berupa tulisan, visual, audio kemudian dilakukan proses koreksi, kondensasi, organisasi, dan modifikasi pada data tersebut sehingga menghasilkan output berupa informasi yang benar, konsisten, akurat dan lengkap.
Proses editing ini dilakukan untuk menghasilkan output yang benar, konsisten, akurat dan lengkap. Kegiatan Mengedit tersebut telah ada selama komunikasi diantara manusia itu tercipta.
Catatan yang paling awal tercipta adalan berupa visual, dimana visual tercatat sudah hampir 20.000 tahun yang lalu. Namun menurut antropolog berdasarkan formulir suara yang paling pertama menjadi alat komunikasi diantara manusia adalah sinyal suara dibandingkan dengan lukisan ditulis sekitar 9.000 tahun yang lalu.
Semua bentuk komunikasi agar dapat dimengerti oleh penulis dan penerima harus memenuhi beberapa standar kebudayaan yang harus dipatuhi. Kebutuhan untuk memastikan kepatuhan ini diciptakan oleh ahli dalam penggunaan bentuk-bentuk komunikasi dengan otoritas sosial untuk mengoreksi seseorang dalam mengedit.
Editing adalah Proses persiapan secara tertulis, visual, dan juga terdengar, serta pemilihan media film yang digunakan untuk menyampaikan informasi. Informasi disampaikan melalui proses koreksi, kondensasi, organisasi, dan modifikasi lainnya di berbagai media.
PENYUNTINGAN TEKS.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Penyunting teks atau editor teks adalah suatu jenis perangkat lunak komputer yang digunakan untuk menyunting teks biasa. Penyunting teks dibedakan dengan pengolah kata (word processor) karena jenis perangkat lunak ini tidak mengatur format dokumen atau fitur-fitur lain yang biasa digunakan dalam penerbitan semeja (desktop publishing).
teknik penyutingan (editing).
Menurut Hoeta Soehoet (2003: 112), Istilah penyuntingan berasal dari
bahasa Inggris, yaitu Editing. Yang menyunting naskah berita atau naskah
pendapat menjadi copy berita adalah desk editor. Seorang redaktur yang kreatif
didalam pekerjaan editing akan membawa imajinasi baru, sehingga penyajian
beritanya mendapat tanggapan pembaca secara menyenangkan
(dua) 2 hal utama dalam merumuskan penyutingan suatu
berita;
1) Mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan:
(a) Salah ejaan dan struktur kalimat,
(b) Kesalahan fakta-fakta,
(c) Kesalahan pada struktur berita.
2) Menjaga hal-hal yang tidak dikehendaki:
(a) Masuknya unsur-unsur pendapat,
(b) Adanya pengulangan kata atau kalimat yang mubazir,
(c) Mengoreksi agar jangan ada fakta yang tertinggal,
(d) Menjaga adanya kata atau kalimat yang
dapat menimbulkan pencemaran nama baik atau salah tulis gelar dan nama narasumber,
(e) Mengoreksi dan mengantisipasi berita yang sudah basi atau sudah dimuat sebelumnya,
(f) Menjaga masuknya berita bohong/koreksi keakuratan berita.
Bidang
penyuntingan di lakukan oleh redaktur desk/bidang di bagian penyuntingan kata,
kalimat dan bahasa yang kurang tepat. Kemudian make up editor (tata letak)
dan copy raeder yang bertugas menyunting gambar atau foto yang sesuai
dengan naskah berita yang disunting redaktur dan mengantisipasi kerancuan
atau kesalahan dalam penulisan berita.
mampir
BalasHapus